Jawaban:
Islam yang dibawa oleh Nabi Saw. adalah sebagai agama yang lurus, diturunkan langsung dari Sang Pencipta alam semesta ini termasuk menciptakan manusia. Dialah yang memerintahkan manusia agar menyembbah beribadah semata kepada-Nya, berhukum dengan hukum-hukum-Nya dan mengembalikan segala urusan kepada Allah dan Rasul-Nya.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (QS 4:59)
Dengan demikian sebagai sebuah keniscayaan bagi orang-orang yang beriman melaksanakan dan mengembalikan segala urusannya kepada al-Quran dan as-Sunah dalam seluruh aspek kehidupan yaitu baik aspek ekonomi, sosial, pollitik, budaya dan lain sebagainya.
Penjelasan:
maaf kalo salah dan kepanjangan